1. Menurut kalian apa sebenarnya kepakaran
seorang teknik industri?
Menurut saya
seorang sarjana teknik industri atau seorang pakar industri harus mampu
merencanakan, mengendalikan, menjalankan dan mengoptimalkan suatu sistem
industri ataupun proses produksi. Seorang pakar teknik industri juga harus
dapat memecahkan setiap masalah yang di dalam lingkungan industri dan juga
dilingkungan sekitar. Seorang pakar teknik industri tidak hanya memikirkan dari
segi proses produksinya saja tapi juga dari bagian produk yang akan dibuat
sampai produk tersebut sampai ke tangan konsumen. Tidak hanya sampai disitu,
seorang pakar teknik industri juga harus memikirkan pengembangan produk
berikutnya. Seperti manajer PPIC yang mampu memanajemen inventory, seperti
persediaan bahan baku, barang yang sedang dalam proses dan barang yang siap
dijual. Selain itu manajer PPIC juga ahli dalam production planning control yaitu membuat production plan (rencana produksi) atau seberapa banyak yang harus
diproduksi dan waktu selesainya.
2. Karakter-karakter tidak beretika dalam
kehidupan sehari-hari
1. Berkata kotor,
perbuatan ini seharusnya sangat dihindari karena perbuatan ini dianggap tidak
sopan dan tidak baik disemua kalangan masyarakat. Untuk pelaku yang melakukan
ini akan dianggap seperti orang yang tidak berpendidikan dan kemungkinan akan
dikucilkan atau dihindari oleh masyarakat.
2. Membuang sampah
sembarangan, perbuatan ini memiliki banyak hal negatif, mulai dari dapat
menyebabkan banjir, menimbulkan penyakit untuk warga sekitar dan membuat
lingkungan menjadi tidak asri.
3. Makan dan sambil
berdiri atau sambil berbicara, perbuatan ini sebenarnya sudah dilarang dari
agama dan berlaku dilingkungan masyarakat. Selain dilarang oleh agama perbuatan
ini juga tidak baik untuk kesehatan tubuh pelakunya, dapat menyebabkan tersedak
bahkan kematian. Namun, masih banyak melakukan hal ini dan tanpa disadari.
3. Karakter-karakter tidak beretika dalam bekerja
1. Melakukan pekerjaan
tidak sesuai SOP, perbuatan ini dapat mempengaruhi hasil pekerjaannya dan dapat menurunkan kualitas produk yang
dihasilkan karena melakukannya tidak sesuai SOP. Perbuatan ini juga dapat
menimbulkan kecelakaan kerja dan membahayakan diri sendiri dan pekerja lain.
2. Tidur
pada saat jam kerja, perilaku ini dapat menurunkan produktivitas perusahaan dan
dapat menyebabkan perusahaan gagal mencapai target produksi yang berimbas pada
kerugian dan kepercayaan konsumen.
3. Terlambat datang kerja, perilaku ini
membuat pekerjaan pelaku menumpuk, menghilangkan kepercayaan kepada atasan
dan dapat menyebabkan perusahaan gagal
mencapai target produksi.